BI-NNEST Inc - L60 merupakan salah satu amunisi LG untuk meramaikan persaingan di
segmen Android murah. Spesifikasinya tentu tidak wah, namun banderol
harga yang ditawarkan memang terjangkau, yaitu Rp 1,5 juta.
Prosesor
dual core, OS Android versi 4.4.2, serta hadirnya fitur-fitur yang
diturunkan dari smartphone lini premium merupakan beberapa kelebihan
dari LG L60.
L60 tergolong smartphone yang punya ukuran kecil. Dimensinya yang hanya
124.1 x 66.3 x 12 mm membuat L60 terasa ringkas. Pinggiran cover
belakang yang melengkung juga menjadikan ponsel ini jatuh secara natural
saat berada di telapak tangan.
Bahan plastik begitu dominan
menyelimuti bodi dari L60 berwarna putih yang kami review ini. LG coba
menambahkan kesan elegan dengan menghadirkan plastik berwarna silver
yang mengelilingi pinggiran L60.
Peletakkan tombol fisik seperti
tombol power di sisi kanan dan volume up/down di sebelah kiri terbilang
oke karena mudah di jangkau. Tapi pada unit review yang kami pakai,
tombol volume tidak terasa tegas dan cukup sulit ditekan.
Cover
belakang dapat dengan mudah dibuka untuk akses sebuah slot micro SD
dengan kapasitas up to 32 GB, serta dua buah slot mini SIM card.
Di bawah layar, LG menempatkan empat buah tombol kapasitif yang
terdiri dari back, home, menu, dan multitask. Sayang, LG tidak
memberikan lampu led pada tombol-tombol tersebut sehingga sulit
menekannya jika berada di tempat yang gelap.
Jika saja LG
menempatkan tombol-tombol tersebut di dalam layar seperti pada G2 atau
G3, L60 bisa saja tampil lebih keren dan punya layar yang lebih lebar.
Mungkin memang keterbatasan sumber daya hardware menjadi alasan LG tidak
melakukan hal tersebut.
L60 dibekali layar 4.3 inch dengan resolusi 480 x 800. Ketajaman gambar
tentunya bukan hal yang bisa diharapkan dari layar dengan kerapatan
pixel yang hanya 217 ppi ini, tapi yang ditampilkan di layar sudah bisa
dikategorikan cukup. Sentivitasnya pada sentuhan cukup lumayan meskipun
memang tidak bisa dibilang bagus.
Sedikit catatan, layar dari
L60 ini sangat terang sekalipun tingkat brightness di-set ke titik
terendah. Bagusnya ada beberapa poin positif yang didapat dari hal
tersebut.
Penggunaan saat di luar ruangan tidak akan mengalami masalah meskipun
matahari sedang terik-teriknya. Kelebihan tadi juga didukung viewing
angle yang baik sehingga melihat layar dari berbagai sudut tidak akan
menjadi masalah.
Di sisi lain, layar yang teramat terang
tersebut jadi hal yang kurang baik bagi Anda yang sering menggunakan
ponsel di tempat gelap. Salah satu contohnya adalah membaca sebelum
tidur di kamar dalam kondisi lampu dimatikan.
Dalam situasi tersebut, layar menjadi sangat terang dan tidak
bersahabat dengan mata sekalipun tingkat brightness ada di level paling
rendah.
Sadar dengan keterbatasan pada hardware yang ada, LG tidak melakukan banyak modifikasi pada tampilan antar muka.
Tidak
ada user interface Optimus yang biasa ditemui pada seri-seri ponsel LG
lainnya. Sebagai gantinya L60 menawarkan tampilan Android 4.4.2 murni
atau yang biasa disebut Vanilla Android.
Walau tampilannya
sangat sederhana, L60 tetap menawarkan fitur-fitur yang biasa ditemui
pada ponsel LG untuk segmen menengah keatas. Fitur tersebut antara lain
adalah KnockOn dan juga Guest Mode.
25 October 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)





0 Komentar:
Post a Comment