22 November 2014


BI-NNEST Inc -  BlackBerry sedang getol “kembali ke akar” dengan menelurkan ponsel dengan keyboard QWERTY seperti Passport dan Classic yang akan segera diumumkan secara resmi Desember mendatang.

Namun, pabrikan asal Kanada tersebut agaknya masih melirik faktor bentuk touchscreen yang mengandalkan layar sentuh sebagai sarana input.

Sebuah kabar terbaru yang dikutip Kompas Tekno dari CrackBerry, Jumat (21/11/2014), menyebutkan bahwa BlackBerry tengah mengembangkan smartphone andalan baru bernama “Rio”.

Ponsel ini disebut merupakan perangkat touchscreen kelas atas yang bakal menjadi penerus BlackBerry Z30, flagship sebelumnya yang dibekali layar sentuh.

Di samping faktor bentuk dan namanya, belum ada informasi lain yang diketahui tentang Rio. Rancang bentuk dan spesifikasinya pun masih misterius.

BlackBerry diketahui memang memasarkan ponsel full-touchscreen di samping model-model “tradisional” yang  memiliki payar berbentuk persegi dan keyboard QWERTY.

Kehadiran ponsel full-touchscreen BlackBerry diawali dengan BlackBerry Z10 yang sekaligus menjadi perangkat berbasis BlackBerry OS 10 pertama pada Januari tahun lalu.

Perangkat touchscreen terakhir dari BlackBerry adalah Z3 alias “Jakarta” yang dirancang khusus untuk pasar negara-negara berkembang.

BI-NNEST Inc - Pembuat malware Wirelurker yang menyasar gadget buatan Apple dilaporkan telah ditangkap aparat setempat. Dikutip KompasTekno dari ZDNet, Selasa (18/11/2014), sebanyak tiga tersangka pembuat malware tersebut telah diamankan biro keamanan publik Beijing, Tiongkok.

Pengguna iPhone terutama di Tiongkok pun patut lega karena keberhasilan penangkapan ini sekaligus menghentikan penyebaran malware yang pertama kali terdeteksi pada awal November lalu.

WireLurker sendiri diketahui berasal dari Tiongkok. Wirelurker pertama kali ditemukan oleh perusahaan analis keamanan Palo Alto Networks.

Palo Alto Networks menyebut malware Wirelurker sebagai program jahat pertama yang berhasil menembus keamanan ketat sistem software iPhone.

Malware menyebar lewat aplikasi yang diunggah dari toko aplikasi pihak ketiga, Maiyadi App Store. Sekali komputer desktop terkena WireLurker, malware akan menginfeksi setiap iPhone yang terhubung via kabel USB.

Malware ini dapat mencuri "berbagai jenis informasi" dari gadget Apple yang terinfeksi dan secara teratur meminta pembaruan dari server penyerang.

BI-NNEST Inc - Electronics Art (EA) baru saja mengumumkan jika Need for Speed: No Limits yang akan segera hadir di perangkat iPhone, iPad, dan Android pada tahun 2015 mendatang.

Namun saat ini seri game waralaba Need for Speed terbaru itu masih dalam tahap pengembangan oleh Firemonkeys, sebuah studio game yang memproduksi seri game mobile balap ternama, Real Racing 3.

Dikutip detikINET dari Eurogamer, belum jelas bagaimana nantinya monetisisasi akan dilakukan pada game ini. Pun begitu, sepertinya game ini akan mengikuti format free-to-play sama seperti yang diusung oleh Real Racing 3.

EA juga merilis video footage (mentah) bersamaan dengan pengumuman ini, yang mana dalam video tersebut menampilkan seorang pembalap rally terkenal, Ken Block.

"Kami telah buat No Limits dari awal untuk mengantarkan pengalaman mengemudi gila-gilaan dan grafis menawan yang selama ini diharapkan oleh para fans Need for Speed," ujar Executive Producer EA, Robert Huebner dalam blog EA.

"Tim dari Firemonkeys juga telah menghadirkan Need for Speed bagi para gamer mobile selama bertahun-tahun dan merupakan sebuah kehormatan dan keistimewaan bisa bekerjasama sekali lagi dalam waralaba game yang luar biasa in," pungkasnya.
BI-NNEST Inc - Perusahaan Induk Indosat, Ooredoo Group, memiliki komitmen untuk mengembangkan jaringan di luar pulau Jawa. Banyaknya area yang belum tersentuh oleh operator manapun, menjadi pemicu tersendiri bagi perusahaan yang berbasis di Qatar ini.

"Kami telah melakukan banyak investasi di luar Jawa, karena kami memang salah satunya fokus di sana. Investasi di luar jawa khususnya pada 18 bulan terakhir sangat besar," ujar Group Chief Commercial Officer Ooredoo Cynthia Gordon dalam wawancara dengan detikcom di Hotel Princess Sofia Hotel Barcelona, Spanyol.

"(Investasi di luar Jawa) penting bagi kami, karena bahkan ada beberapa wilayah-wilayah yang belum tersentuh operator apapun," sambung perempuan asal Inggris ini.

Cynthia mengakui, Jawa sebagai pulang terpadat di Indonesia menjanjikan pasar yang cukup besar. Namun gabungan angka potensi pasar dari wilayah-wilayah di luar Jawa, juga dianggap cukup signifikan.

"Kami melihat ini peluang yang penting karena ada 40 persen market berada di luar Jawa," ujar Cynthia.

Oredoo sendiri saat ini memegang 65% saham Indosat. Perusahaan yang awalnya bernama Qtel ini dulunya membeli saham Indosat dari Singapore Technologies Telemedia, yang menebus saham Indosat saat pemerintah Indonesia melakukan divestasi pada tahun 2002.

9 November 2014

BI-NNEST Inc - Setelah diperkenalkan secara global pada Juli 2014, Nokia Indonesia akhirnya memperkenalkan lini Lumia 530 di Indonesia.

Smartphone ini merupakan ponsel pintar berbasis Windows Phone 8.1 yang memiliki bentang layar 4 inci dan kamera utama 5 megapiksel.

Masuk ke pasar Indonesia, Lumia 530 berusaha memikat pengguna entry level dengan harga bersaing dan fitur terbaru dari Windows Phone 8.1.

"Lumia 530 memiliki beberapa fitur yang akan disuka pengguna di Indonesia," kata Anvid Erdian, Product Marketing Manager, Software & Device Microsoft, dalam pertemuan media di Jakarta, Senin (1/9/2014).

Menurut Anvid, Lumia 530 menggunakan sistem operasi terbaru, Windows Phone 8.1 beserta fitur-fitur Windows Phone yang dibawanya.

Sistem operasi mobile Microsoft terbaru tersebut bisa mengontrol aplikasi yang jalan di background, sehingga bisa membantu menghemat baterai. "Dengan Windows Phone 8.1 kita bisa put more control, smartphone tidak mendikte kita, tapi kita yang mendikte smartphone," ujar Anvid.

Pengguna juga bisa memindahkan aplikasi dan game dari penyimpanan internal ke eksternal.

Jeroan Lumia 530 sendiri mencakup prosesor quad-core 1,2 GHz Snapdragon 200, RAM 512 MB, kapasitas penyimpanan internal  4 GB, slot micro-SD hingga 128 GB, dan baterai 1.430 mAh.

Salah fitur unggulan Lumia 530 berasal dari aplikasi foto. Ia memiliki fitur Lumia Camera yang dilengkapi dengan settingan kamera, seperti white balance, ISO, speed, dan exposure. Perubahan setting bisa dilihat langsung di layar.

Sayangnya, Lumia 530 tak menyediakan kamera depan untuk memanjakan kegemaran orang Indonesia, yaitu "selfie".

Kekurangan ini ditutupi dengan fitur lain yang digemari pengguna ponsel tanah air, yaitu fitur Dual SIM.

Fitur Smart Dual Sim yang dimiliki Lumia 530 bisa menentukan nomor SIM mana yang memiliki jaringan yang lebih baik. Dengan demikian, panggilan akan diteruskan ke nomor lain jika jaringan operator yang satunya lagi kurang baik.

Dari sisi aplikasi, Lumia 530 dilengkapi aplikasi Mix Radio untuk mendengarkan musik gratis secara streaming dari 21 juta koleksi lagu, dari major label maupun indie.

Urusan peta, aplikasi Here Maps dan Here Drive+ juga disematkan Nokia dalam Lumia 530. Peta Here Maps juga sudah termasuk nomor rumah serta kemampuan pemetaan mall-mall di Jakarta untuk melihat fasilitas sebuah mall lantai per lantainya.

"Beberapa mall besar di Jakarta saat ini sudah didukung, selanjutnya kami akan bekerjasama dengan dengan Here Maps ekspansi ke luar Jakarta," ujar Anvid.

Aplikasi peta Here Maps juga bisa digunakan sebagai GPS secara offline. Bahasa yang didukung sudah termasuk Bahasa Indonesia.

Terakhir, karena mengusung platform Windows Phone, Lumia 530 juga mendukung semua aplikasi Microsoft Office Mobile.

Lumia 530 dijual dengan harga Rp 1,4 juta dan mulai tersedia pasaran mulai minggu kedua September. Terdapat pilihan warna hitam , putih orange dan hijau untuk smartphone Windows Phone 8 Nokia termurah ini.

Popular Posts

PAGEVIEWS